Purbalingga – Pemerintah Kabupaten Purbalingga terus berupaya memastikan kelancaran layanan telekomunikasi di wilayah terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan bantuan layanan internet berbasis satelit Starlink dari GARDA EMAS (Gerakan Muda Menuju Indonesia Emas) yang dipasang di tiga titik strategis.
Bantuan Starlink dari GARDA EMAS tersebut dipasang di Posko Bencana Bambangan serta Posko Tanggap Darurat Balai Desa Serang, guna mendukung komunikasi dan koordinasi penanganan bencana di lapangan, khususnya di wilayah yang mengalami gangguan jaringan telekomunikasi konvensional.

Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Purbalingga menyebabkan ribuan warga terdampak. Data sementara dari posko tanggap darurat mencatat sebanyak 1.121 warga mengungsi di berbagai titik pengungsian yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah. Selain itu, sekitar 150 hektare lahan pertanian dilaporkan turut terdampak akibat bencana tersebut.
Sebagai bentuk keseriusan dalam penanganan bencana, Pemerintah Kabupaten Purbalingga telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana melalui Surat Keputusan Bupati Purbalingga Nomor 300.2.1/125 Tahun 2026 yang ditetapkan pada Minggu (25/01/2026). Status tanggap darurat tersebut berlaku selama 14 hari, terhitung hingga 6 Februari 2026.
Bantuan layanan Starlink dari GARDA EMAS secara simbolis diserahkan dan difasilitasi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Purbalingga pada Senin (26/01/2026). Diharapkan, keberadaan layanan internet ini dapat memperlancar koordinasi antarpetugas, mempercepat distribusi informasi, serta mendukung pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana.
